Cuplikan Chapter ini
Malam merangkak naik dengan kepekatan yang menenangkan menyelimuti kompleks pesantren dan perkampungan di sekitarnya setelah badai konflik dan fitnah berangsur-angsur mereda Pukul menunjukkan tepat pukul setengah sembilan malam saat jarum jam dinding berdetak pelan memecah keheningan di dalam kamar asrama Bara Suasana terasa begitu kontras dengan ketegangan yang terjadi beberapa hari sebelumnya kini hanya ada aroma khas kayu gaharu dan wangi kertas tua dari buku catatan yang menemani ke