Cuplikan Chapter ini
Pukul menunjukkan tepat pukul delapan malam ketika derik jangkrik di luar jendela mulai menyatu dengan sunyi Desa Cipta Rasa Udara malam merayap masuk lewat celah-celah bilik bambu membawa aroma tanah basah seusai hujan sore tadi Di dalam kamarnya yang sederhana Bara duduk bersila di atas tikar pandan yang mulai aus Temaram cahaya pelita minyak kelapa menari-nari di dinding memantulkan bayangan tubuhnya yang kurus namun tegap Di hadapannya terbentang sebuah buku catatan kecil bersampu