Cuplikan Chapter ini
Pukul sembilan malam lewat sepuluh menit keheningan yang pekat dan syahdu merangkul seluruh kompleks pesantren Desa Cipta Rasa Langit malam tanpa bintang membentang luas bagaikan permadani hitam legam menaungi bangunan-bangunan asrama santri yang mulai memadamkan lampu utamanya satu per satu Udara malam berhembus dingin membawa embun pekat yang meresap perlahan melalui ventilasi kayu kamar asrama sederhana tempat Bara Fathan menghabiskan malam terakhir dalam status lajangnya Di dalam ru