Cuplikan Chapter ini
Kabut putih tebal turun merayap dengan anggun dari puncak bukit menyelimuti seluruh kompleks pesantren dan lembah di bawahnya dalam selimut putih yang pekat Pukul menunjukkan tepat pukul setengah enam pagi saat di mana jarak pandang mata manusia tidak lebih dari dua meter ke depan Pohon-pohon mahoni dan barisan pagar bambu tampak samar-samar seperti bayangan hitam raksasa yang berdiri kaku di tengah kepulan uap air dinginDi atas lapangan rumput terbuka yang basah oleh embun pagi udara t