Cuplikan Chapter ini
Cahaya matahari pagi memancar cerah menembus sela-sela jendela kayu jati ruang balai diskusi santri yang terletak di sayap utara kompleks pesantren Pukul menunjukkan tepat pukul sembilan pagi saat di mana udara pegunungan mulai menghangat namun tetap menyisakan sejuk yang menyegarkan Ruangan berlantai ubin bersih itu dipenuhi oleh belasan santri junior yang duduk bersila rapi membentuk setengah lingkaran Di hadapan mereka sebuah papan tulis kecil berdiri tegak dihiasi oleh tulisan kapu