Cuplikan Chapter ini
Kegelapan malam menyelimuti sebagian besar dusun terpencil di pinggiran Desa Karangtengah menyisakan keheningan mencekam yang hanya dipecik oleh suara jangkrik dan embusan angin dingin pegunungan Pukul 2000 WIB Di sebuah warung semipermanen milik Pak Marto yang terletak agak jauh dari pusat permukiman warga dan tersembunyi di balik rimbunnya rumpun bambu suasana tampak tidak biasa Tidak ada lampu listrik terang di sana yang ada hanyalah temaram cahaya kekuningan dari dua buah lampu tep