Cuplikan Chapter ini
Sore hari merayap perlahan di balik punggung bukit membawa serta embusan angin sejuk dari arah lembah yang berbisik di antara helai-helai daun jati Bara melangkah gontai namun pasti menyusuri jalan setapak tanah merah yang mulai basah oleh embun tipis Bayangan tubuhnya memanjang di atas tanah ditarik oleh surutnya cahaya matahari yang perlahan-lahan mulai kehilangan keemasannya Pukul menunjukkan tepat setengah enam sore detik-detik krusial di mana siang bertransisi menuju malam di peng