Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
1. INT - KAMAR RENJANA - PAGI HARI, MINGGU - 2018
CAST: Renjana (18THN/L), (RAHMA/43 TAHUN, Ibu)
ESTBALISH SHOT: Ruang kamar Renjana
1.) Kasur milik Renjana menggunakan sebuah sprei yang berwarna hitam putih seperti catur.
2.) Ada sebuah meja belajar dengan kursi berwarna hitam.
3.) Tv milik Renjana menyala walau dia hanya fokus pada hpnya.
Back Sound: ECHINODERM REGENERATION (PLAY)
VO (Renjana): Pernah ngga si? Sejenak kita berfikir, bahwa dunia ini hanya dipenuhi orang-orang munafik. (beat) Terkadang, ketika berada di depanmu, mereka bertingkah layaknya malaikat. Namun, ketika di belakangmu mereka semua menjadi seperti iblis. Dan pada akhirnya, (beat) seorang manusia hanya diberi dua pilihan. Menjadi baik mengikuti hati nurani. Atau menjadi baik hanya demi keuntungan dan keamanan diri sendiri.
Renjana bermain game candy crush dengan wajah serius.
BACK SOUND: PAUSE
Rahma mencabut aliran listrik dari layar tv.
Rahma
Renjana, bisakah kamu melakukan hal yang lebih penting daripada hanya bermain game?
Rahma melihat Renjana sambil tersenyum
Renjana
Bagiku ini penting
Renjana ketus menjawabnya
Rahma
Renjana, kenapa kau begini Nak?
Rahma tersenyum khawatir ke arah Renjana. Renjana membanting hp yang ada di tangannya ke kasur dan berjalan ke arah Ibunya
FLASHES: Renjana menunjukkan wajah datarnya
Renjana
Aku sudah pernah bilang ini beberapa kali bukan? keinginanku hanya pindah dari kota ini saja Ma! Ngga ada yang lain
Renjana masih tetap datar
Rahma
Nak, ada apa denganmu sebenarnya?
Rahma menitikkan air matanya. Sedangkan Renjana mulai berterian depresi
Renjana
Renjana depresi Ma! Renjana ga mau ketemu temen-temen Renjana yang sukanya manfaatin Renjana Ma! Renjana lelah!
Renjana mengalingkan muka dan mengepalkan kedua tangannya. Dia menjerit ketakutan dan menangis sejadi-jadinya, Ia memukul-mukul kan tangannya ke dinding yang ada di kamar.
Rahma,
Renjana, tenanglah, Renjana .... Mama ngga mau kamu kaya gini Nak
Rahma merintih dan mencoba menenangkan Renjana. Ia mencegah Renjana yang mengambil kater dan ingin mengiris urat nadinya sendiri
Renjana
Mama harus bawa Renjana pergi dari sini Ma! A........ Atau jika tidak, Renjana harus mati Ma! Iya, harus!
Renjana memukul Ibunya sendiri, ia memukul pundak Ibunya sembari berteriak seperti orang depresi. Kemudian ia tertawa dengan wajah mengerikan
Rahma
Engga Nak, engga. Renjana jangan
Rahma meraih tubuh anaknya, namun Renjana mendorong Ibunya keluar dari kamarnya. Ia menutup pintu kamarny
SOUND EFFET: Brak !! Suara pintu ditutup dengan keras
BACK SOUND: ECHINODERM REGENERATION (PLAY)
Renjana menuju kasurnya dengan wajah datar. Detik selanjutnya, ia menangis sejadi-jadinya. Ia melipat kedua kakinya dan menyembunyikan wajahnya.
FADE OUT
MAIN TITLE: SEMAPENG
BACK SOUND: END
2. INT - KAMAR RENJANA - PAGI HARI (SENIN) - 2016
CAST: RENJANA (16THN), RAHMA
FLASHBACK:
alarm di meja belajar Renjana berbunyi
SOUND EFFECT: Bunyi alarm
ESTABLISH SHOT: suasana kamar Renjana di pagi hari
Renjana bangun dari tidur, ia mengucek matanya dan mematikan alarm.
VO RENJANA: kehidupan selalu mengikat manusia bukan? Dan yah, aku terikat pada satu waktu dimana aku merasa menjadi seperti boneka. Dan itu berawal ketika aku duduk di SMA
Rahma (O.S)
Renjana, ayo bangun Nak. Ini hari pertamamu sekolah kan?
Rahma membangunkan Renjana dengan mengetuk kamarnya dari luar
Renjana
Iya ma, Renjana tau kok
Renjana berjalan dan segera mengambil seragamnya. Ia langsung bergegas mandi
CUT TO
3. INT - KAMAR MANDI - PAGI HARI (SENIN) - 2016
CAST: RENJANA
Renjana menggosok giginya, kemudian ia mencuci muka
DISSOLVE TO
4. INT - KELAS RENJANA - PAGI HARI - (SENIN) - 2016
CAST: RENJANA, RENA (16THN), SYAKILA (16THN), LILA (16THN), Bu Laila (30/p)
ESTABLISH SHOT:
Suasana kelas Renjana sangat ramai dipenuhi oleh anak-anak baru. Renjana hanya duduk asal dan memilih untuk duduk dekat dengan seorang gadis berkacamata.
Renjana
Salam kenal, saya Renjana
Renjana tersenyum dan memberanikan diri
Syakila
Oh, iya. Aku Syakila
Syakila dan Renjana akhirnya berteman.
Lila
He, yang sini ga di sapa a?
Gadis yang duduk di pinggir pun tersenyum
Renjana
Oh iya, saya Renjana, ini Syakila
Renjana memperkenalkan diri. Renjana, Syakila dan Lila akhirnya menjadi teman.
VO RENJANA: Semua hal yang berujung membuatku trauma berawal dari sini. Dan seperti biasa, awal mula cerita dari kisah itu sangatlah baik. Sampai aku berfikir, aku bisa menyesuaikan diri meski aku anak pindahan dari kota besar.
Bu Laila memasuki kelas, dia pun tersenyum kepada semua murid baru
Bu Laila
Assalamu'alaikum semuanya. Bagaimana kabarnya?
Renjana dan teman-teman lainnya
Wa'alaikum salam. Baik Bu
Anak-anak lain tersenyum.
Bu Laila
Alhamdulillah kalo gitu ya. Sekarang, saya mau memperkenalkan diri dulu ya. Perkenalkan, nama saya Laila. Salam kenal semuanya
Bu Laila memperkenalkan diri. Anak-anak lain hanya tersenyum, termasuk Jingga.
Bu Laila
Oke, karena Ibu sudah memperkenalkan diri. Jadi sekarang, gantian kalian ya yang memperkenalkan diri
Bu Laila tersenyum dan mengambil sebuah absensi yang berisikan nama-nama anak kelas itu.
Bu Laila
Baik semuanya, ini Ibu acak aja ya. Jangan urut, biar beda gitu
Anak-anak yang lain hanya tersenyum begitupun dengan Renjana
Bu Laila
Azizatun Lila Fauziyah?
Lila pun berdiri dan memperkenalkan diri
Lila
Perkenalkan, nama saya Azizatun Lila Fauziyah. Biasa dipanggil Lila
Lila tersenyum lalu duduk kembali.
Bu Laila
Baik, selanjutnya. Syakila Putri Afifah
Syakila berdiri dan memperkenalkan diri
Syakila
Perkenalkan, nama saya Syakila Putri Afifah. Biasa dipanggil Syakila
Syakila berdiri dan memperkenalkan diri, lalu ia duduk kembali
Bu Laila
Oke, selanjutnya. Renja Putri Dewanti
Renjana
Perkenalkan, nama saya Renjana Putri Dewanti. Biasa dipanggil Renjana
Renjana tersenyum
Bu Laila
Kamu asalnya bukan dari sini ya? Kamu asalnya darimana?
Bu Laila bertanya
Renjana
Iya Bu, saya dari Malang
Renjana tersenyum
Bu Laila
Tinggal di sini sama siapa?
Renjana
Di rumah sendiri sama orang tua Bu
Bu Laila tersenyum. Renjana akhirnya duduk lagi
Bu Laila
Baik anak-anak, sekarang kita sudah saling mengenal ya. Tapi maaf ya, kalo Ibu nanti agak lupa nyebut namanya. Soalnya kalian masih baru, kalo udah lama nanti pasti inget sendiri
Bu Laila tersenyum diikuti anak-anak lain.
Bu Laila
Baik, untuk sekarang. Saya tidak akan memberi kalian tugas. Namun, untuk pertemuan selanjutnya. Tolong kalian semua belajar tentang anatomi fisiologi ya anak-anak
Bu Laila tersenyum saat memberi tuags itu. Semua yang ada di kelas itu mengiyakan serempak
Renjana menuliskan tugas itu di dalam buku catatannya
CUT TO