Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
27. INT - KAMAR RENJANA - PAGI HARI - 2016
CAST: RENJANA, RAHMA
Renjana masih tidur di kasurnya dan menyelimuti dirinya dengan selimut
SOUND EFFECT: suara pintu di ketuk
Rahma
Renjana, Mama udah masakin nasi goreng kesukaan kamu. Ayo cepet dimakan ya
Rahma berkata dari balik pintu. Renjana menunjukkan wajah datarnya
VO RENJANA: Emang harus ya? Ke sekolah itu lagi dan ketemu temen palsu kaya mereka?
Renjana memutar kedua bola matanya malas.
Renjana
Iya Ma
Renjana akhirnya mengiyakan jawaban Ibunya
Dia bangkit dari tidurnya dan membuka jendela kamarnya
CUT TO
28. INT - RUANG KELAS - PAGI HARI - 2016
CAST: RENJANA, EXTRAS: (TEMAN 1 (L/16THN), TEMAN 2 (P/16THN), TEMAN 3 (P/16THN), SYAKILA
ESTABLISH SHOT:
Suasana kelas nampak ramai. Banyak siswa yang mengerjakan pr. Banyak juga dari mereka yang melihat hp masing-masing. Renjana mengamati teman-temannya sambil mengernyitkan kedua matanya
VO RENJANA: Ada yang aneh
Dia berjalan ke kursinya dan melihat Syakila di sebelahnya yang sedang menulis jawaban dan asyik melihat hpnya. Dari kejauhan, ada 3 teman Renjana yang sedang menulis. Salah seorang teman pun datang.
Teman 1
Eh, itu mtk a?
Teman 1 melihat teman 2 dan teman 3 yang sedang menulis
Teman 2
Iya
Jawabnya singkat
Teman 1
Kirim dong
Teman 1
Heh, tapi kalo kamu udah tak kirim. Jangan bilang siapa-siapa Lo, aku dapet dari Syakila
Teman 1 memperingatkan
Teman 3
Iya, Syakila dapet dari Renjana. Renjana bilang, dia ga mau bagi-bagi jawaban kalo bukan sama temennya sendiri
Teman 3 menambahi
Teman 1
Hah? Oalah, jadi kalo kita jadi temennya baru dikasi?! Apaan a?!
Teman 1 marah dan bersuara lantang. Ia langsung menuju tempat duduknya dan menulis jawaban mtk
Teman 3
Yaudah gitu itu lah pokoknya
Teman 3 mencibir
Renjana menundukkan kepalanya. Ia mengepalkan tangannya, wajahnya marah sekaligus menahan isak tangis. Renjana melangkah pergi ke luar kelas
29. INT - KAMAR MANDI - PAGI HARI - 2016
CAST: RENJANA
Renjana bercermin di kaca
VO RENJANA: owh, jadi gitu. Kelakuan kamu sama aku Syakila?
Renjana memasang wajah datarnya. Air matanya menetes tatkala itu.
VO RENJANA: jangan harap kamu jadi temanku lagi, Sya-Ki-La. Kamu mu-na-fik!
Renjana mengepalkan tangan kanannya dan memukulkannya ke pintu kamar mandi. Kedua mata Renjana yang menatap dengan tatapan kosong
CUT TO
30. INT - KELAS - PAGI HARI - 2016
CAST: RENJANA, LIA, SYAKILA, RENA, EXTRAS (TEMAN 1, TEMAN 2, TEMAN-TEMAN LAINNYA), BU NAURA (42THN)
ESTABLISH SHOT:
Renjana duduk di kursi panjang depan kelas. Ia mendengar suara-suara dari temannya.
Teman 1
Eh, liat deh. Kayaknya Renjana denger deh
Teman 1 duduk bertopang dagu dengan wajah sinis
Rena
Yaudah si, biarin aja. Dia kalo pelit kaya gitu, ya dia sendiri yang ga bakal punya temen. Ya ga?
Rena berkata lantang
Lia
Betul tuh, keliatan banget kan dia egois?! Iya ga si?
Lia mendukung Rena
Teman 2
Kok bisa pelit gitu si?
Teman 2 tertawa
Lia
Biasa, dia kan keliatan banget anak pinter. Jadi, ga kaget si Gue
Lia tertawa pelan. Renjana hanya diam dan melihat sekitar dengan wajah datar. Dia memasuki kelas dan menatap sekitar dengan tatapan tajam.
Syakila
Renjana habis dari mana?
Syakila tersenyum
Renjana
Ga usah sok baik sama Gue!
Renjana tersenyum mengerikan. Syakila yang melihat itu langsung berpindah tempat duduk. Renjana pun duduk sendirian
SOUND EFFECT: Bunyi bel tanda jam pertama di mulai
ESTABLISH SHOT: Suasana kelas sangat hening, semua siswa duduk di tempatnya masing-masing. Bu Naura masuk ke kelas dan meletakkan bukunya di atas meja
Bu Naura
Selamat pagi anak-anak. Baik seperti biasa, sebelum mengawali pembelajaran di hari ini. Mari kita berdoa. Berdoa di mulai
Bu Naura menginteruksi. Semua siswa pun berdoa.
Bu Naura
Selesai
Bu Naura mengakhiri.
Bu Naura
Baik, kalian ada PR matematika dari saya kan? Yang bisa maju ya. Saya beri poin
Bu Naura tersenyum. Hampir seluruh siswa berebutan maju ke depan kecuali Renjana. Renjana menatap datar kepada siswa yang maju. Namun, hal yang membuat terkejut adalahh ketika Syakila, Lia dan Rena maju bersamaan untuk menjawab pr itu.
VO RENJANA: Oh, jadi gini ya? Rasanya punya temen tapi muka dua
Dari kejauhan, banyak teman-teman Renjana yang mengamati Renjana diam-diam
Teman 1
Heh, mukanya Renjana sinis banget ya
Teman 1 tertawa pelan
Teman 2
Biarin, sekarang kita liat deh. Mana temennya? Ga ada kan? Hahaha.. ga punya temen dia
Teman 2 tertawa riang
FLASHES: Renjana melihat sekilas ke arah mereka
Teman 1
Heh, kita diliatin sama dia lo
Teman 2
Biarin, ngga usah takut. Bodo amat aja lo
Teman 2 menanggapi
Renjana maju ke depan dan mengambil spidol dari tangan Syakila
Renjana
Biarin Gue yang jawab soal ini! Inget, Lo dapet jawaban dari Gue kan?
Renjana berbisik di hadapan Syakila. Syakila yang melihat itu jengkel dan akhrinya duduk di bangkunya setelah memberikan spidol itu.
Renjana menulis jawaban yang ada di papan lalu duduk kembali setelah selesai.
Bu Naura
Baik anak-anak, Ibu cek dulu ya. Jawaban kalian sekarang
Bu Naura mengecek satu per satu jawaban yang ada di papan tulis
Bu Naura
Oke, ini sudah betul semua. Siapa aja tadi yang maju
Bu Naura bertanya. Semua anak-anak yang menjawab soal itu mengangkat tangannya.
FLASHES: Syakila diam-diam melihat Renjana sinis
FADE IN
31. INT - RUANG KELAS - SIANG HARI - 2016
CAST: RENJANA, SYAKILA, LIA, RENA
ESTABLISH SHOT:
Suasana kelas nampak sangat sepi. Hanya ada Renjana di kelas
Renjana asyik membaca webtoon dan menulis beberapa puisi di notenya. Rena, Lia dan Syakila masuk ke kelas bersama dengan jajannya sendiri-sendiri
Rena
Eh, kita ngobrol di luar aja yuk
Rena tersenyum
Lia
Iya i, males banget ada anak pelit di sini. Biarin ya Syakila, dia udah ga ada temen sekarang.
Lia mencibir
Syakila
Yuk, biarin aja dia main sama hpnya sekarang
Syakila tersenyum simpul dan langsung pergi ke luar kelas bersama dengan Rena dan Lia
Renjana membuka hpnya, ia memutar sebuah lagu dan memakai headshet ya. Gadis itu akhirnya pergi ke loteng sekolah.
FADE IN
32. INT - LOTENG - SIANG HARI - 2016
CAST: DEVAN, RENJANA
ESTABLISH SHOT:
Renjana berdiri di loteng atas dan menekuk lututnya. Ia menyembunyikan kepalanya dan menunduk menangis.
Dari kejauhan, Devan diam-diam mengamati Renjana. Devan menghampiri Renjana
Devan
Hai
Devan menyapa Renjana. Renjana menghapus air matanya dan menunjukkan wajah datarnya lagi
Renjana
Jangan sok nyapa Gue, (beat) Gue ga butuh temen tapi munafik kaya yang lainnya
Renjana berbicara dengan nada ketus
Devan
Renjana, Gue ngerti Lo lagi kecewa sama temen-temen Lo. Tapi
Devan menghentikan pembicaraannya dan duduk di samping Renjana
Devan
Lo harus tau, Gue bukan orang munafik kaya temen-temen Lo
Devan tersenyum
Renjana
Basi! Gue ga percaya! Mending Lo pergi dari sini!
Renjana menatap tajam ke arah Devan. Devan yang melihat itu menunjukkan raut wajah cemas. Dan memilih pergi dari Renjana.
CUT TO
33. INT - KELAS DEVAN - SIANG HARI - 2016
CAST: DEVAN
Devan duduk di kelas dengan wajah cemas. Ia duduk bertopang dagu dan memikirkan keadaan Renjana
CUT TO