Cuplikan Chapter ini
Matahari sore perlahan-lahan merosot turun di ufuk barat memancarkan pendar keemasan yang hangat melalui kaca jendela ruang keluarga Cahaya temaram itu jatuh menimpa lantai kayu menciptakan bayangan panjang yang menari-nari pelan seiring desir angin sore yang menyelip masuk melalui ventilasi Di dalam ruangan tersebut suasana terasa begitu damai jauh berbeda dari badai emosi dan pertengkaran hebat yang sempat meremukkan fondasi batin keluarga Wirawan beberapa waktu lalu Setiap sudut rum