Cuplikan Chapter ini
Cahaya lampu belajar kuning temaram menyembul tipis di bawah celah pintu kamar Ghina membelah kegelapan lorong lantai dua rumah yang mulai sunyi Jam dinding di ruang keluarga baru saja berdetak menunjukkan pukul sebelas malam tetapi tanda-tanda kehidupan dari dalam kamar berukuran tiga kali empat meter itu sama sekali tidak ada Tidak ada suara televisi tidak ada alunan musik bahkan tidak ada suara decitan kursi belajar Yang terdengar hanyalah keheningan pekat yang sesekali diselingi ol