Cuplikan Chapter ini
Pagi hari di Lembah Selatan kembali menyapa dengan keindahan yang menenangkan jiwa Sinar matahari keemasan menerobos celah-celah dedaunan rimbun di perkebunan gambir menyapu halaman rumah panggung kayu tempat Bara dan Kinara membangun mahligai rumah tangga mereka Udara pegunungan terasa sejuk membawa aroma basah embun pagi berpadu dengan wangi masakan sederhana dari dapur kayu Di teras depan suasana tampak begitu hidup namun damai seorang bayi laki-laki berusia beberapa bulan bernama A