Cuplikan Chapter ini
Cahaya matahari pagi menyusup di antara dedaunan kanopi hutan Sumatra memecah kabut tipis yang masih menyelimuti lereng bukit tempat perkebunan gambir beroperasi Di bawah terik yang mulai menyengat kulit Bara berdiri tegak dengan torso terbuka membiarkan peluh mengalir deras membasahi otot-otot dada dan perutnya yang kini kian mengeras serta terpahat sempurna Tidak ada lagi sisa-sisa pemuda kota yang rapuh dan terbiasa duduk di balik meja kaca ber-AC sentral Tempaan kerja berat selama b