Cuplikan Chapter ini
Pagi di Lembah Selatan tidak pernah dimulai dengan suara bising klakson kendaraan atau deru mesin pabrik yang terburu-buru mengejar waktu Di sini fajar disambut oleh suara kokok ayam jantan yang bersahutan disusul irama lesung kayu bertalu-talu dari rumah ke rumahsebuah penanda tradisional bahwa para perempuan desa telah bangun untuk menumbuk padiBara membuka jendela kamar rumah panggung Pak Abidin membiarkan udara pagi yang sejuk dan bersih menerpa wajahnya Di halaman bawah beberapa