Cuplikan Chapter ini
Matahari perlahan tenggelam di balik punggung Bukit Barisan meninggalkan guratan warna ungu dan jingga yang dramatis di langit Dusun Gambir Udara pegunungan yang tadinya hangat kini mulai berhembus dingin membawa aroma khas tanah basah dan dedaunan gambir yang sedang dikeringkan Di dusun yang terpencil ini waktu seolah berjalan lebih lambat mengikuti irama alam yang tenang dan jauh dari kebisingan kota besarVarisha berdiri di teras rumah singgahnya menatap ke arah ladang yang membenta