Cuplikan Chapter ini
Sinar matahari sore menyusup lembut melalui celah-celah dedaunan pohon mangga yang rindang di halaman belakang rumah Pak Abidin Suasana terasa begitu tenang hanya ditemani oleh suara angin sepoi-sepoi yang menggerakkan dedaunan dan gemercik air dari kolam ikan kecil di sudut halaman Di atas meja kayu jati berpelitur gelap sepoci teh chamomile hangat dan beberapa piring kecil berisi jajanan pasar tertata rapi Varisha duduk gelisah di kursi rotan sementara ayahnya Pak Abidin tampak memb