Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi baru saja mengintip di balik punggung Gunung Wanasari memantulkan cahaya keemasan di atas hamparan daun-daun gambir yang masih basah oleh embun Di beranda rumahnya Pak Abidinseorang tokoh sepuh sekaligus pengawas senior perkebunan rakyattengah duduk menyortir beberapa lembar catatan hasil panen mingguan Langkah kaki Bara yang mantap mendekati halaman membuat lelaki berpeci hitam itu mendongak dan tersenyum ramahPagi sekali Bara Kulihat semangat kerjamu tidak pernah suru