Cuplikan Chapter ini
Matahari baru saja naik sepenggalah menyiramkan cahaya keemasan di atas permadani laut yang tenang di utara Di galangan kapal milik Pak Abidin kesibukan sudah mencapai puncaknya Suara gesekan amplas kayu jati yang beradu dengan tekstur kasar kayu ulin menghasilkan melodi monoton namun menenangkan Bara berdiri di sudut dermaga memegang sebuah penggaris siku dan pensil tukang mengukur presisi lengkungan haluan perahu pesanan nelayan Rambutnya kini sedikit memanjang seringkali terselip