Cuplikan Chapter ini
Dusun Gambir pagi ini terasa lebih dingin dari biasanya Kabut tebal menyelimuti lereng Bukit Barisan membatasi pandangan hingga hanya beberapa meter di depan mata Di pelataran masjid desa yang masih basah oleh embun Varisha berdiri terpaku menatap gumpalan awan rendah yang perlahan tersingkap oleh cahaya matahari yang mulai menyeruak Ia mengenakan gamis berwarna sage dengan khimar senada penampilannya yang sederhana kini tampak menyatu sempurna dengan ketenangan desa yang telah menjadi