Cuplikan Chapter ini
Jam makan siang di kawasan perkantoran Jakarta selalu datang tanpa permisi merangsek masuk di antara tumpukan dokumen dan dering telepon yang belum usai Namun bagi Maria kali ini jeda itu terasa lebih dinanti lebih bergetar seolah-olah waktu sengaja melambat hanya untuk memberinya kesempatan menghirup udara yang sama dengan Alex di luar sekat-sekat kantor yang kakuAlex Maria bersama Rina dan Bima dua rekan kerja lainnya melangkah keluar dari gedung bank Transisi dari suhu ruangan y