Cuplikan Chapter ini
Sejak pengakuan Alex yang mengejutkan di depan pagar sekolah sore itu hati Ester tak pernah benar-benar bisa menemukan kembali ketenangannya Kata-kata itu terus berdengung memantul di dinding-dinding pikirannya seperti gema yang menolak untuk senyap Ia mencoba melarikan diri ke dalam rutinitasnya yang padat sebagai seorang guru berharap tumpukan tugas dan hiruk-pikuk murid-murid bisa membungkam suara di kepalanyaEster tetap mengajar seperti biasa Ia tetap berdiri di depan kelas menegu