Cuplikan Chapter ini
Sore itu halaman sekolah mulai berangsur lengangSuara riuh murid-murid yang tadi memenuhi lorong kini tinggal gema samar yang tertinggal di dinding-dinding kelas Beberapa rekan guru berjalan berpasangan menuju area parkir mendiskusikan rencana makan malam atau tugas yang belum tuntas Matahari turun perlahan menyisakan cahaya jingga pekat yang menempel pada pagar besi hitam sekolahEster melangkah keluar dari gerbang dengan tas kulit tersampir di bahunya Pikirannya masih sibuk merancang