Cuplikan Chapter ini
Hari itu berjalan dengan ritme yang sangat mekanis seolah-olah seluruh dunia telah sepakat untuk mengikuti naskah yang sama seperti hari-hari sebelumnyaPintu kaca bank terbuka tepat pukul delapan pagi dengan bunyi desis pelan yang akrab Sistem pendingin ruangan mulai menderu meniupkan udara dingin yang bersih Komputer-komputer di meja teller menyala satu per satu menampilkan logo bank yang kaku Maria duduk di kursinya dengan postur tubuh yang sempurna Ia merapikan seragamnya yang berw