Cuplikan Chapter ini
Sisa air mata di pipi Santi mengering seiring dengan fajar yang mulai menyapu kabut di langit desa Ia tidak punya waktu lagi untuk meratapi pengkhianatan Budi dan Rina Jika hukum di atas kertas bisa dimanipulasi maka ia harus mencari kertas yang tidak bisa dibantahSanti berdiri di depan cermin dapur yang retak menatap bayangannya sendiri Lingkaran hitam di bawah matanya menceritakan malam-malam tanpa tidur namun binar di matanya kini sekeras baja Ia mengenakan jaket hoodie kusam milik