Cuplikan Chapter ini
Lampu strobo biru dan merah itu memantul di kaca jendela yang buram menciptakan ilusi seolah-olah seluruh rumah tua ini sedang terbakar dalam keheningan Santi berdiri mematung di ambang pintu teras tangannya masih meraba saku daster memastikan kunci kuno itu tetap tersembunyi Di belakangnya Ibu mulai gemetar jemarinya yang rapuh mencengkeram kain baju Santi dengan kekuatan yang lahir dari ketakutan murniMbak Santi Saya dari Polsek ujar salah satu petugas yang turun dari mobil Suara