Cuplikan Chapter ini
Santi melangkah mendekati lemari jati itu dengan napas yang tertahan di ujung kerongkongan Ruang tamu yang gelap gulita terasa jauh lebih luas dan asing seolah dinding-dindingnya telah bergeser menjauh meninggalkan Santi sendirian di tengah samudera sunyi Lantai tegel yang dingin menusuk telapak kakinya namun perhatiannya hanya tertuju pada satu titik bayangan hitam lemari yang tampak merayap di bawah cahaya bulanBapak bisiknya lirih suaranya nyaris tertelan oleh deru mesin berat di