Cuplikan Chapter ini
Santi tersentak Suara Budi yang melengking dari ruang tamu menghancurkan momen kejernihan Ibu yang begitu langka Ia menoleh sekali lagi ke arah Ibu namun mata tua itu sudah kembali meredup kehilangan binar rahasianyaSanti Dengar tidak Keluar sekarang Mas tidak punya waktu semalaman untuk menunggumu Budi berteriak lagi kali ini diikuti bunyi debuman tangan yang memukul meja kayuSanti menghela napas panjang merapikan selimut Ibu lalu melangkah keluar kamar Di ruang tamu Budi seda