Cuplikan Chapter ini
Bayangan Kael tersenyum dingin dan lambat seolah waktu di sekitarnya hanya memperlambat langkah napasnya sendiriBagus Mari kita mulai permainannyaKalimat itu mengambang sesaatlalu tanpa tergesa bayangan Kael mundur dengan gerakan yang anggun namun mematikan Lompatan akrobatiknya menanggalkan jarak dalam hitungan napas ia sudah melompat mundur menempatkan dirinya tidak lebih dari seratus meter dari tubuh Kael yang tak bergerak Seluruh gerakannya seakan olah raga yang memuluskan