Cuplikan Chapter ini
Tubuh Kael meluncur di antara kubus-kubus merah raksasa yang melayang jejak langkahnya seperti goresan tipis yang membelah udara hampa ituSuara dentuman logam sudah mendahului pandangannyadua lengan pedang runcing milik Noxis menyambar sekaligus menusuk lurus dengan kecepatan yang nyaris tak memberi ruang bernapasKeduanya bertemu danClang Clang ClangBilah Astra beradu dengan ujung-ujung pedang itu bunga api singkat tercipta di udara putih lalu padam sebelum sempat jatuhKael menan