Cuplikan Chapter ini
Dan pada detik berikutnyaUdara yang sebelumnya berputar liar menggulung seperti binatang buas yang kehilangan kendalimendadak berhenti Bukan perlahan bukan berangsurmelainkan seketika Mutlak Seolah ada tangan tak kasat mata yang menekan tombol berhenti pada semesta itu sendiri meremas waktu dan ruang memaksa segala sesuatu membeku dalam satu kedipanDunia seakan kehilangan napasnyaAngin tak lagi berdesir Suara wanita agung tadi lenyap menyisakan hening yang menekan dada seperti