Cuplikan Chapter ini
Sementara itu dari bawahNoxis masih berdiri di antara bayangan kubus-kubus retak Ia tak bergerak sedikit pun hanya mendongak dengan lensa merah pada topengnya yang berkilat samarKeempat tangannya yang hancur bergetar pelan logamnya berderit sebelum akhirnya melebur menjadi serpihan debu merah darah yang berterbangan menghilang ke udaraAku terlalu meremehkannya ya gumam Noxis seolah berbicara pada dirinya sendiriKepalanya menunduk sedikit Suaranya kemudian keluarberat kering