Cuplikan Chapter ini
Tubuh Kael pelan-pelan bergerakDari kegelapan yang memeluknya ia merasakan denyut samar di pelipisnyaberat menusuk seperti ada palu yang diketukkan berkali-kali Kedua matanya masih terpejam rapat tapi dunia di sekelilingnya sudah mulai berisikSuara langkah kaki terdengar jelas berat dan ringan saling bersahutan Ada derap sepatu yang menghantam batu ada gemeretak roda kereta kecil di atas rel bercampur dengan dengung mesin yang sesekali tersedak seperti batuk besi tuaLalu suara m