Cuplikan Chapter ini
Nada dingin itu terlepas begitu saja dari mulutnya seolah penuh rasa muak Bagi dirinya pemandangan Kael yang bergetar menutup telinga dengan cengkeraman keras di kepalanya sendiri hanyalah bentuk kelemahan yang menyedihkan Sebuah kerapuhan yang terlalu memalukan untuk ditoleransiDan tepat setelah kata itu terucap tubuh Noxis lenyap dari tempatnyamelesat begitu cepat hingga mata biasa tak akan pernah bisa mengikutinya Gerakannya bagaikan kilatan merah yang membelah udara lebih cepat