Cuplikan Chapter ini
Pagi itu aku datang lebih awal dari biasanyaUdara kantor masih bersih dari riuhhanya dengung AC bunyi sepatu beberapa orang yang melintas dan cahaya matahari yang belum sepenuhnya menghangat Aku menarik napas panjang sebelum melangkah ke meja merapikan tas lalu menatap bayanganku di layar monitor yang masih matiRiasanku rapiTerlalu rapiConcealer menutupi bengkak di bawah mataku bedak menahan kilap yang muncul karena kurang tidur Aku memastikan tidak ada yang tersisa dari tangis se