Cuplikan Chapter ini
Pagi ini langkahku seperti diseret paksa oleh waktuBukan berjalanlebih seperti ditarik dipaksa maju sementara dadaku menolak ikut sertaSetiap meter menuju kantor bukan mengurangi jarak melainkan menambah bebanUdara pagi yang biasanya ringan kini terasa menusuk membuat napasku pendek tersendatseakan tubuhku tahu aku belum siap untuk apa pun yang menungguku hari iniBegitu turun dari bus deru mesin mobil membuatku refleks menolehDan saat itu mobil Riyu melintas pelan seolah sengaj