Cuplikan Chapter ini
Hujan sudah berhenti ketika satu per satu orang mulai meninggalkan pemakaman Langit sore menyisakan lembayung pucat yang samar berusaha menembus awan tipis yang belum sepenuhnya pergi Tanah masih basah udara masih menyimpan dingin yang menusuk pelan ke kulitBeberapa keluarga masih bertahanada yang duduk menunduk ada yang menangis tanpa suara ada pula yang sekadar berdiri mematung sambil menggenggam tangan satu sama lain Tidak ada yang benar-benar ingin pulang seolah langkah pergi be