Cuplikan Chapter ini
Keesokan harinya di kantor suasananya masih samaatau mungkin justru lebih menekan dari sebelumnyaUdara terasa lebih berat seolah setiap orang membawa beban yang tak terlihat dan aku aku membawa milikku sendiriAku masuk sambil menunduk berharap bisa menyelinap tanpa harus bertemu siapa pun tanpa harus menjelaskan apa pun Tapi harapan itu runtuh bahkan sebelum aku sempat dudukDari sudut mataku aku langsung melihatnyaRiyuIa duduk di mejanya ponsel di tangan ibu jarinya mengetuk-n