Cuplikan Chapter ini
Esok paginya sebelum aku sempat menegakkan punggung dan benar-benar masuk ke mode kerja sebuah pesan dari Riyu masukRe aku jemput kamu yaAku menatap layar itu lamaterlalu lamaAda bagian dari diriku yang nyaris saja mengetik boleh tanpa berpikirJari-jariku bahkan sempat bergerak sedikitTapi aku berhentiArah rumah kami berlawananPerjalanan akan memakan waktu lebih lama untuknyaDan yang lebih kutakuti dari semua itu adalah diriku sendiriAku tidak ingin terlalu cepat bersandar pad