Cuplikan Chapter ini
Hari ketiga di rumah duka berlalu layaknya hari biasa seakan-akan kematian telah berbaur dengan kehidupan normal yang sempat Miri tinggalkan Layaknya sel tubuh yang dapat berganti selang beberapa waktu kematian sang nenek turut melahirkan diri Miri yang baruBersama keluarga Citra Jihan dan Kemal serta kolega Bu Aisha yang hadir di hari terakhir rumah duka Miri mengikuti sesi pengajian terakhir Ia menggenggam foto Bu Aisha yang sebelumnya dipajang di tengah ruangan yang telah koson