Cuplikan Chapter ini
Miris POVKetika Miri tiba di depan pintu kamar sang nenek dadanya terasa hampa Semakin ia mendekat semakin udara menghindar tercekat di tenggorokan Langkah Miri terhenti di ambang pintu Miri terheran karena meski ada gumaman di dalam kamar tak ada seorang pun yang menghadangnya masukDi dalam ruangan para tamu undangan berkerumun berdiri di satu sisi tempat tidur Keheningan perlahan merambat ke setiap sudut kamar ketika setiap orang menyadari kehadiran Miri Yang terdengar han