Cuplikan Chapter ini
Semenjak berbaris dalam antrean pengunjung Miri merasakan ada yang tidak beres dengan dadanya Sedari tadi jantungnya terus berdegup kencang Nafasnya berlomba seperti sedang saling mengejar Ia mencoba tetap tenang pikirannya terus berputar dalam tornado yang tak tentu arah Tangannya gemetar Ujung-ujung jarinya terasa kesemutan dan dingin Mungkin pendingin udara dalam gedung bioskop ini terlalu kencang pikir MiriMeski mencoba memungkiri Miri tak dapat mengalihkan pikiran dari tem