Cuplikan Chapter ini
Hujan turun sejak sore Tidak deras Hanya cukup untuk membuat jalanan berkilau diterpa lampu Bram berdiri di bawah atap halte Tangannya menggenggam secarik kertas Kertas yang sudah beberapa hari berada di saku kemejanyaAku harus meminta maaf kepada LenaTulisan itu mulai pudar terkena lipatan Ia membacanya sekali lagi lalu melangkahRumah di Menteng tampak lebih sepi daripada biasanya Lampu perpustakaan masih menyala Gramofon terdengar lirih dari dalam Bram menekan bel Beberapa