Judul Chapter ini saya curi dari judul salah satu puisi lama saya, "19.00: Lampu Masih Menyala Di Ruang Stanley". Sebuah puisi yang terinspirasi dari seorang rekan kerja, namanya Stanley, sewaktu saya masih kerja di korporat. Stanley menjadikan lembur sebagai rutinitas, saat orang lain pulang, dia masih setia di depan komputer kantor.