Cuplikan Chapter ini
Pagi itu Bram bangun lebih cepat Ia menatap kalender Hari Sabtu Ia sudah melingkari hari itu dari mulai Senin Hari itu sudah terpatri di kepalanya dengan kuat dan penuh niat Selesai mandi ia memilih kemeja yang paling rapi Bukan yang paling mahal Ia memang tidak punya banyak pilihan Namun pagi itu ia menyetrikanya sekali lagi Meski pun kerutnya hampir tak terlihat Ia bercukur lebih teliti Menyisir rambut lebih lama Lalu berdiri di depan cermin Beberapa detikJangan lama-lama k