Cuplikan Chapter ini
Setelah kunjungan pertama di Jumat malam itu Bram mulai sering berkunjungke rumah Evelina Mungkin sudah lima atau enam kali Mungkin lebih Sampai pintu rumah itu tidak lagi terasa asing Ia mulai mengenal pelayan-pelayannya Mulai tahu di mana rak buku sejarah Di mana kumpulan puisi asing Di mana gramofon disimpan Bahkan tanpa bertanya ia sudah tahu kopi akan datang beberapa menit setelah ia duduk Setiap kali ia menyelesaikan tulisan puisi atau esai selalu dia bawa ke sana Ia sela