Cuplikan Chapter ini
Hari-hari berikutnya Bram terus memikirkan sosok Lena Wajahnya Senyumnya Pipinya yang halus Rambutnya yang tergerai Semua pemikiran itu dengan kuat menguasai setiap tindak-tanduknya Saat dia duduk Saat berbaring Terutama saat di kamar mandi Ada apa denganku ini Pikirannya terus melayang bersama sosok LenaSemakin ia berusaha menenangkan pikirannya semakin sering wajah Lena muncul tanpa diminta Saat menulis Saat makan Bahkan ketika sedang membaca koranMenjelang sore ruang re