Cuplikan Chapter ini
Hari Senin Bram menulis Namun beberapa kali matanya jatuh ke kalender yang tergantung di dinding Masih empat hari lagi Ia kembali mengetik Beberapa menit kemudian dia melirik lagi Masih empat hari Seolah angka itu akan berubah kalau cukup sering diperiksaHari Selasa Ia menghadiri diskusi sastra Seseorang sedang membacakan puisi Tepuk tangan terdengar Bram ikut bertepuk tangan Namun pikirannya melayang Bukan kepada puisi itu Melainkan pada sebuah buku yang dipinjamnya dari ruma