Cuplikan Chapter ini
Bram menatap kalender yang tergantung di dinding kontrakannya Hari Sabtu masih tiga hari lagi Ia mengembuskan nafas panjang Tiga hariTidak lama Ia bisa menunggu Ia harus bisa Malam sebelumnya ia telah membuat keputusan Ia tidak akan datang sebelum hari Sabtu Tidak akan menelepon Tidak akan mencari alasan Ia akan kembali menjadi Bram yang dulu Bram yang mampu mengatur hidupnya sendiri Bukan hidup yang diatur oleh kerinduanPukul sepuluh pagi Ia mulai menulis Satu halaman selesai