Cuplikan Chapter ini
Pagi datang seperti pagi-pagi lainnya Cahaya matahari jatuh pelan di lantai ruang tengah Suara burung terdengar samar dari halaman Tak ada yang berubah pada rumah itu Hanya bagi Bram segalanya terasa berbeda Ia terbangun lebih awal Beberapa saat hanya duduk di tepi ranjang Menatap jendela Menatap cahaya yang perlahan memenuhi kamarMalam itu masih tinggal utuh di dalam ingatannya Bukan sebagai rangkaian peristiwa Melainkan sebagai sebuah perasaan yang sulit diberi nama Perasaan ya