Cuplikan Chapter ini
Pada suatu pagi beberapa hari sebelumnyaRumah di Menteng itu telah lebih dulu terbangun sebelum matahari benar-benar muncul Seorang tukang kebun menyiram rumpun melati di halaman depan Seorang pembantu membuka jendela-jendela tinggi yang menghadap taman Udara pagi masuk bersama aroma tanah yang masih basahDi ruang makan secangkir kopi telah disiapkan Tidak pernah terlalu manis atau terlalu pahit Seperti biasanyaSeorang perempuan turun beberapa menit kemudian Gaun rumah berwarna gad